Teknologi Pembuatan Karbon Aktif
Pengenalan Rinci
![]() |
![]() |
![]() |
|
Partikel batu bara mentah |
Bahan yang telah dikarbonisasi yang diperoleh setelah konversi batu bara |
Bahan yang diaktifkan yang diperoleh setelah karbonisasi |
Proses pembuatan karbon aktif berbasis batu bara terutama melibatkan langkah-langkah berikut:
1. Pra-pemilihan Bahan Baku: Pilih batu bara antrasit berkualitas tinggi, cuci dengan mesin pencuci spiral untuk menghilangkan kotoran, keringkan, dan sisihkan untuk penggunaan selanjutnya.
2. Persiapan Batu Bara: Batu bara mentah menjalani proses penghancuran, penyaringan, dan penggilingan untuk memenuhi persyaratan ukuran partikel yang diperlukan bagi proses karbonisasi dan aktivasi selanjutnya.
3. Pembentukan: Suatu proses unik untuk karbon aktif berbasis batu bara, yang melibatkan pengulenan dan ekstrusi menjadi pelet berbentuk silinder atau tidak beraturan.
4. Karbonisasi: Proses pirolisis suhu rendah untuk meningkatkan kandungan karbon, yang dilakukan dalam tungku putar dengan suhu yang dikendalikan antara 200–700°C.
5. Aktivasi: Perlakuan suhu tinggi pasca-karbonasi pada 850–1050°C dengan menggunakan uap atau aktivator gas lainnya untuk membentuk struktur berpori.
6. Pasca-perawatan: Pendinginan dan pencucian untuk menghilangkan kotoran serta zat yang belum bereaksi, sehingga memastikan kualitas dan kemurnian karbon aktif.
Seluruh proses produksi karbon aktif berbasis batu bara melibatkan reaksi fisik maupun kimia, sehingga memerlukan pengendalian yang tepat terhadap kondisi pada setiap tahap untuk menjamin kinerja dan kualitas produk akhir.
Bidang Bisnis Terkait
De-kolorisasi Bahan Cair
Mengontrol secara akurat kualitas keluaran cairan sesuai dengan nilai yang ditetapkan / Kualitas keluaran cairan stabil.
→Teknologi Pembuatan Karbon Aktif
Seluruh proses produksi karbon aktif berbasis batu bara melibatkan reaksi fisik maupun kimia, sehingga memerlukan pengendalian yang tepat terhadap kondisi pada setiap tahap untuk menjamin kinerja dan kualitas produk akhir.
→Pemulihan Sumber Daya dari Limbah Padat Organik
Biochar adalah suatu bahan padat yang tahan api, stabil, sangat aromatik, dan kaya akan karbon, yang dihasilkan melalui pirolisis lambat terhadap sisa-sisa biologis dalam kondisi kekurangan oksigen pada suhu tinggi (biasanya <700°C). Komposisinya terutama terdiri atas unsur-unsur seperti C, H, O, N, P, dan S; namun, tergantung pada bahan baku yang digunakan, biochar juga dapat mengandung K, Ca, Fe, Mg, Na, Zn, Cu, dan Si. Permukaannya memiliki gugus fungsional organik seperti gugus hidroksil, ester, karboksil, dan aldehida. Sering kali bermuatan negatif dan kaya akan mikropori, biochar tidak hanya menambah kandungan bahan organik tanah, tetapi juga mampu secara efektif mengikat kelembapan dan nutrisi, sehingga meningkatkan kesuburan tanah. Selain itu, nilai kalorinya yang tinggi menjadikannya cocok sebagai bahan bakar.
→Teknologi Pirolisis Lumpur
Dalam kondisi yang diperkaya dengan oksigen dan pada suhu tertentu, air (H₂O) menguap dari lumpur. Materi organik bereaksi dengan oksigen (O₂) untuk menghasilkan produk samping berupa gas, seperti uap air (H₂O) dan karbon dioksida (CO₂), serta residu padat. Proses ini merupakan metode utama untuk pengurangan dan penanganan lumpur.
→Pesan Bisnis
Jika Anda memiliki saran, silakan tinggalkan pesan atau kirimkan email kepada kami. Kami akan membalas Anda dalam waktu satu hari kerja setelah menerima pesan atau email Anda.
Nanjing Yuding Environmental Technology Co., Ltd. adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Jiangsu Huanan Petrochemical Engineering Group Co., Ltd., yang berkomitmen pada penelitian, pengembangan, perancangan, manufaktur, pemasangan, dan pengoperasian teknologi serta peralatan perlindungan lingkungan.
- Semua
- Manajemen Produk
- Berita dan Informasi
- Konten pengantar
- Gerai bisnis
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Video Perusahaan
- Portofolio Perusahaan


